Moskow - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-16 yang akan digelar di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober 2024, diprediksi akan menjadi momen penting bagi aliansi ini.  Sebanyak 126 negara dijadwalkan akan hadir, menunjukkan minat yang kuat untuk bergabung dengan blok BRICS dan menjauh dari penggunaan dolar AS.


Antrian untuk bergabung dengan BRICS semakin panjang, dengan banyak negara berkembang yang tertarik bergabung.  Mereka ingin mengurangi ketergantungan mereka pada dolar AS dan lebih mempromosikan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional.  


KTT ini bisa menjadi momen penting untuk menarik lebih banyak negara untuk melakukan dedolarisasi.  Semakin banyak negara yang menunjukkan minat untuk bergabung setiap bulannya, hal ini bisa menjadi sinyal positif menjelang pertemuan puncak BRICS.


Pada pertemuan ini, aliansi yang diperluas akan berkumpul untuk pertama kalinya setelah ekspansi.  Pembahasan utama kemungkinan akan fokus pada masa depan penggunaan dolar AS, pengembangan mata uang baru BRICS, dan arah ekspansi di masa depan. 


BRICS, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, telah menjadi kekuatan ekonomi global yang signifikan.  Dengan semakin banyak negara yang bergabung, aliansi ini diperkirakan akan memiliki pengaruh yang lebih besar dalam perdagangan internasional dan politik global. 



©2024 Osint Invetigatiom info X - data copyright all right reserved