Palangka Raya - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah diserbu oleh aksi massa dari masyarakat Dayak yang mengidentifikasi diri mereka sebagai Pasukan Merah Antang Dayak atau Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerbang Dayak, pada Kamis (07/11/2024).

Protes ini dipicu oleh dugaan Kriminalisasi terhadap sebagian masyarakat Dayak. Dalam aksi tersebut, masyarakat Dayak menuntut penegakan keadilan hukum di Kalimantan Tengah dengan seadil-adilnya.


Dalam demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Dayak yang menamakan diri mereka pasukan merah Antang Dayak, banyak fakta menarik terungkap mengenai hukum dan keadilan di Kalimantan Tengah

Salah satunya adalah kasus seorang petani yang menerima hibah lahan dari keluarganya untuk dikelola, namun lahan tersebut menjadi sengketa karena beberapa perusahaan tambang batubara harus melintas di sana dalam operasional mereka.


Akibatnya, petani bernama Yansidianus harus berurusan dengan hukum dan terancam pidana karena diduga memalsukan materai dalam surat hibah tanah dari keluarganya sendiri. Dia dilaporkan beberapa kali oleh perusahaan karena diduga melakukan perlawanan di lahan tersebut karena belum menerima kompensasi.

Keunikan lainnya adalah perusahaan yang melaporkan tidak memiliki izin IUP di lahan tersebut, sedangkan perusahaan yang memiliki izin IUP bekerja sama dengan baik dengan Yansidianus.


Padahal dalam kasus ini, Direktur perusahaan yang melaporkan Yansidianus telah setuju untuk melakukan Restorative Justice (RJ) dan mencabut laporannya, namun proses hukum terus berlanjut seolah-olah dipaksakan dan melibatkan nama mantan anggota dewan yang mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Murung Raya yang terus disebutkan dalam beberapa orasi dalam aksi demonstrasi.

Masyarakat Dayak juga meminta keadilan dari Presiden Prabowo untuk melihat kondisi hukum yang ada di Kalimantan Tengah, agar bertindak tegas dalam menyikapi para oknum perusahaan dan Polda Kalteng yang diduga mengkriminalisasi seorang masyarakat dayak yang berprofesi sebagai petani tersebut.

Untuk data Info X Dokumenter [original data] dengan lengkap bisa didapatkan di chanel resmi Telegram Info X sebagai berikut: https://t.me/infoXdokumenter


©2024 Jurnalisme Data Info X Investigation - Info X Dokumenter [original data]